Serang – Melihat permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat Kilasah tentang penumpukansampah khususnya sampah rumah tangga, maka mahasiswa KKM kelompok 10 Kilasahberupaya menciptakan alat pembuat pupuk komposter organik dari bahan limbah rumahtangga seperti sisa-sisa sayuran, daun-daun kering, dan lain sebagainya.
Tujuan diciptakannya alat pembuat pupuk komposter organik ini adalah agar masyarakat Kilasah dapat mengembangkan keahlian dalam mengolah hasil limbah rumahtangga menjadi pupuk komposter untuk menyuburkan tanaman yang ada di sekitar halamanrumah.
Dalam proses pembuatan alat pembuat pupuk komposter organik ini sangat mudahdidapatkan dan bisa juga menggunakan alat dan bahan yang sudah tidak terpakai contohnyakarung goni, kayu bambu, sayuran bekas, daun kering, kotoran hewan, pipa, gergaji, palu, dan cangkul. Untuk cairannya bisa menggunakan EM4 dan larutan molase atau bisa disebutdengan larutan gula merah.
Masyarakat Kilasah juga dapat memanfaatkan kotoran hewan ternak sebagai bahancampuran untuk pupuk komposter Organik. Tujuannya karena mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasukpupuk an organik dan bisa memperbaiki struktur tanah, sehingga pertumbuhan tanaman bisaoptimal.
Dengan terciptanya alat pembuat pupuk komposter organik ini diharapkan masyarkatKilasah dapat memiliki keahlian dalam bidang teknologi tepat guna. Karena sangatbermanfaat untuk kerlangsungan tanaman yang ada di sekitaran Kampung Kilasah. agar hasilpanen tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat Kilasah itu sendiri.