(icmibanten.or.id) – Serang, 13 Februari 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang semakin menunjukkan komitmennya dalam pembinaan warga binaan dengan menggandeng Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Kota Serang. Dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025, kedua pihak sepakat untuk menghadirkan program pembinaan dan pelatihan dasar Kepramukaan bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan penguatan keterampilan hidup.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh perwakilan dari Kwarcab Kota Serang, yakni Indra Martha Rusmana, Muhammad Rosyidi, dan Ahmad Hudori. Sementara itu, dari Lapas Kelas IIA Serang hadir Fa’iz Ghozi Mujaddid (Kasubsi Bimaswat)dan Ramli Hidayatulloh (Staf Bimaswat) yang menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Diskusi yang dibangun sambil menikmati secangkir jahe hasil produksi warga binaan ini menghasilkan tiga poin penting yang menjadi dasar kolaborasi ke depan:
1. Program Pelatihan Kepramukaan
Warga binaan akan mendapatkan pembinaan dasar mengenai nilai-nilai Kepramukaan, seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, dan keterampilan hidup yang bermanfaat.
2. Penguatan Karakter dan Rehabilitasi Sosial
Kepramukaan akan menjadi bagian dari strategi rehabilitasi sosial, di mana warga binaan dibekali dengan nilai-nilai positif yang dapat membantu mereka beradaptasi kembali di masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.
3. Pendampingan dan Sertifikasi Kepramukaan
Kwarcab Kota Serang akan memberikan pendampingan berkala, serta menjajaki kemungkinan pemberian sertifikasi Kepramukaan bagi warga binaan yang telah mengikuti pelatihan dengan baik.
Fa’iz Ghozi Mujaddid, perwakilan dari Lapas Kelas IIA Serang, menyampaikan apresiasinya terhadap rencana kerja sama ini. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, membantu mereka menemukan jati diri, dan membekali mereka dengan keterampilan positif,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Rosyidi dari Kwarcab Kota Serang menegaskan bahwa Kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mental yang kuat. “Pramuka bukan sekadar kegiatan, tetapi juga pendidikan karakter yang dapat menjadi bekal penting bagi siapa saja, termasuk warga binaan, untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tuturnya.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan warga binaan Lapas Kelas IIA Serang tidak hanya mendapatkan pembinaan dalam aspek hukum dan keterampilan kerja, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan melalui kegiatan Kepramukaan.
#rim